Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Agustus 2012

I Hate Luv Story

Bentar lagi lebaran, sudah lama juga gak bikin review film
kali ini mau review film tahun 2010 (sudah lama, tapi baru sempet nonton), judulnya I hate Luve story

Synopsis
Simran (Sonam Kapoor)sangat  mencintai Roman-roman bollywood dan hidupnya sudah mulai menyerupai salah satunya. Dengan pekerjaan yang mengagumkan dan seorang "Mr Perfect" sebagai tunangan, Raj (Sameer Dattani), dia tinggal hidup penuh mimpi. Tapi kemudian datang Jay (Imran Khan), yang membawa sukacita baru ke dalam hidupnya. Jay adalah asisten sutradara yang terkenal karena Film bertema cinta, namun Jay membenci kisah cinta. Dia adalah seorang Casanova dan kafir cinta. Dia pertama membenci Simran untuk obsesinya dengan percintaan, dan Simran juga memiliki kesan buruk tentang dia, tetapi segera setelah itu, kedua-nya menjadi teman terbaik.

Ikatan dekat Simran dengan Jay membawa masalah dalam kehidupan cintanya dengan tunangannya, Raj. Dia merasa bahwa Raj bukan yang terbaik untuknya, dan jatuh sangat cinta dengan Jay, memimpikan menghabiskan seluruh hidupnya dengan dia. Dia memutuskan untuk mengakui perasaannya, tapi setelah melakukannya, Jay menjelaskan bahwa ia tidak pernah berpikir bahwa perjalanan - mereka hanya sahabat. Patah hati, Simran pergi. Dia bergerak dari Mumbai ke Selandia Baru untuk pemotretan lebih lanjut dari film dan premier, dan tidak berbicara dengan Jay.

Jay menemukan bahwa tidak adanya simran dalam hidupnya terasa amat mengganggu, menyadari bahwa ia telah jatuh cinta padanya. Dia pergi ke Selandia Baru dan merencanakan makan malam romantis, meminta Simran bertemu dengannya. Jay mengakui bahwa dia mencintainya tapi kali ini, SImran menolaknya, karena dia tidak ingin menyakiti perasaan Raj setelah memberinya kesempatan lain. Jay yang patah hati mencoba untuk menerima kenyataan bahwa dia telah kehilangan Simran yang memilih Raj. Namun, teman-teman Jay dan ibunya membujuk dia untuk tidak menyerah pada Simran. Jay mencoba membuat Simran cemburu untuk membuatnya kembali, tetapi Jay segera menyadari bahwa memanipulasi perasaan SImran akan menyakitinya lebih.

Disaat yang sama Raj melamar Simran, dan Simran menerimanya. Tapi kemudian,Simran mengat. Dia pergi ke premier film, di mana ia berharap bisa beakan sejujurnya pada Raj, bahwa dia mencintai Jay. Di sisi lain, Jay  berniat pergi menyerah semua harapan untuk berada bersama Simran. Di bandara, ia berbicara kepada ibunya dan dia lagi meminta dia untuk tidak menyerah. Teryakinkan, Jay berjalan kembali ke premier. Dia menemukan Simran luar teater dan kedua mengungkapkan cinta mereka satu sama lain dan memeluk, akhirnya mendapatkan akhir yang bahagia mereka.


Cast
  •     Imran Khan as Jay Dhingra
  •     Sonam Kapoor as Simran Saxena
  •     Sameer Dattani as Raj Dholakia
  •     Samir Soni as Veer Kapoor
  •     Bruna Abdullah as Gisselle
  •     Ketaki Dave as Simran's Mother
  •     Anju Mahendru as Jay's Mother
  •     Aamir Ali as Rajeev Kumar
  •     Pooja Ghai
  •     Khusboo Shroff
  •     Shireesh Sharma as Simran's Father
  •     Aseem Tiwari
  •     Kavin Dave as Kunal (Karan's Friend)
Awards

2011 Star Screen Awards
    Winner - Best Female Playback Singer - Shreya Ghoshal for "Bahara"

2011 Filmfare Awards
    Nominated - Filmfare Award for Best Female Playback Singer - Shreya Ghoshal for "Bahara"

6th Apsara Film & Television Producers Guild Awards
    Nominated - Apsara Award for Best Music - Vishal-Shekhar

2011 Zee Cine Awards

========================================================================

Regard
Grape_Strife/Clowreedt
My World, My Rules
Contact me :
grape_strife@yahoo.co.id




Follow my blog
http://www.clowreedt.blogspot.com/

Minggu, 13 Februari 2011

Green Hornet, tidak perlu kekuatan super untuk menjadi Pahlawan

Film kepahlawan baru baru saja direlease, Kali ini bernama The Green Hornet, seorang hero jalanan yang hanya mengandalkan otak untuk mengalahkan para musuhnya ketimbang kekuatan super (seperti Ironman dan Batman, superhero yang tanpa kekuatan super).

Diangkat dari karakter dengan nama yang sama dari sebuah program radio pada tahun 1930 an dan kemudian diangkat menjadi serial film, serial televise dan akhirnya komik.

The Green Hornet menceritakan seorang pemuda bernama Britt Reid, putra dari seorang tokoh terkemuka yang dihormati dan dikagumi banyak kalangan. Kehidupannya sangat nyaman hingga suatu saat dia menemukan ayahnya meninggal.

Story line

angan kau sia-siakan bakatmu hanya untuk membuat kopi seumur hidup." Komentar bernada kagum itu dilontarkan Britt Reid (Seth Rogen), seorang jutawan, pada Kato (Jay Chou), pemuda asli Shanghai yang bekerja sebagai montir. Kekaguman itu bermula ketika Kato, dengan gagah berani lantaran memang jago bela diri, menyerang gerombolan pemuda yang mengganggu sepasang kekasih.

Melihat pasangan itu diganggu, Britt merasa jengah. Dia berniat menolong. Namun, modal nekat rupanya tak cukup. Britt mulai kewalahan dan akhirnya Kato turun tangan membantunya. Aksi Kato tiba-tiba memicu ide cemerlang Britt. Dia ingin ada pahlawan untuk seluruh warga Los Angeles. Bedanya, si pahlawan justru terkesan seperti penja-hat sehingga para penjahat sungguhan bakal terkecoh.

Demi ide itu, Britt menyiapkan kostum dengan warna pilihannya, hijau. Maka itu, si pahlawan impian itu bernama The Green Hornet. Kato setuju saja dengan ide gila itu. Malah, dia bekerja keras untuk memperbaiki dan melengkapi mobil mendiang ayah Britt dengan berbagai senjata paling mutakhir.


Untuk mempermudah aksi mereka, Britt mempekerjakan seorang sekretaris bernama Lenore Case (Cameron Diaz). Ternyata, Case yang mendalami bidang jurnalistik dan kriminal amat membantu gerak The Green Hornet dan Kato untuk menyerang para gangster.

Rupanya, aksi The Green Hornet membuat resah seorang mafia besar penguasa Los Angeles, Chudnofsky (Christoph Waltz). Terlebih lagi, setelah The Green Hornet dan Kato meledakkan pabrik kokain yang berada di bawah penguasaannya.


Berkat aksinya, nama The Green Hornet terus menjulang. Namun, segalanya lantas berbalik arah ketika ada warga sipil tak berdosa, hanya gara-gara mereka mengenakan baju hijau, yang ikut terbunuh. Konflik pun semakin memuncak tatkala Britt dan Kato, yang sudah seperti saudara, bertengkar hebat karena memperebutkan Lenore Case yang menawan.

Genre film ini sebenarnya adalah Action comedy. Bukan recomended film buat yang pengen nyari film yang full action. Meskipun leluconnya agak garing dan cenderung kasar tapi cukup menghibur. fisual effectnya juga tidak mengecewakan.

CAST
1. Seth Rogen
2. Jay Chou
3. Cameron Diaz
4. Christoph Waltz

DIRECTOR
Michel Gondry

Trailer

Jumat, 17 September 2010

The Legend Of Korra, Avatar New Series



Temen-temen mungkin sudah pernah nonton Avatar : The Last Airbender. Yup cerita tentang seorang pengendali udara terakhir bernama Aang yang merupakan reinkarnasi dari Avatar, penguasa elemen air, api, tanah dan udara. Meskipun Movienya agak mengecewakan, tapi saya masih optimis dengan berita yang keluar beberapa waktu ini. Yaitu “The Legend Of Korra” series terbaru dari Avatar.


Berikut adalah sedikit Storyline tentang Serial ini:

The Legend Of Korra bersetting 75 tahun setelah era Avatar Aang. Yang menjadi Avatar dalam serial ini bernama Korra, seorang gadis gadis keras kepala, suka seenaknya dan sangat percaya diri. Korra berasal dari Suku Air Selatan dan sudah mengusai empat elemen air, tanah, dan api. Dalam perkembangan cerita dia bertemu dengan Tenzin (anak dari Aang dan Katara) yang mengajarinya pengendalian udara.


Sedikit berbeda dengan Aang yang harus melawan pengendali api terkuat Sozin, perjuangan Korra sebagai Avatar justru harus berhadapan dengan sekolmpok penjahat anti-elemental. Perjuanganya dimulai dari sebuah daerah bernama “Republic City”, sebuah kota yang kehidupannya didukung oleh sumber tenaga berupa tenaga uap dan merupakan tempat kesemakmuran dari 4 negara (air, api, tanah, dan udara). Kora harus berjuang untuk menyelamatkan kota dari tindak criminal yang meningkat dan pemberontakan para kaum anti-bender. “definitely changed, and evolved, and advanced, but we're very conscious of keeping the same feeling. Not totally different, but it's definitely generations later.” Ujar Mike and Bryan producer serial Avatar. “There are Anti-Benders in Republic City, who are strongly against the art of bending.”


Serial tentang perjuang korra sebagai Avatar ini akan dikemas kedalam 12 mini seri, kita tunggu saja jadwal release-nya.


Berikut beberapa isu yang menyertai The Legend Of Korra, tapi belum terkonfirmasi T_T

1. Adanya karakter bernama weelo dan wei bei, teman petualangan Korra kemampuan bertarung masih unidentified.
2. Ada flashback yang menghubungkan seri ini dengan the last airbender, antara lain mengenai pencarian Zuko atas ibunya, pemulihan kembali kuil udara, nasib suku air selatan, penobatan kembali kuei (Raja Bumi), Basing se setelah direbut oleh White Lotus dan tentu saja terbentuknya Republic City.
3. Tokoh gak penting seperti penjual kubis tidak akan muncul dalam serial ini, tapi tenang para keturunanya yang akan mengisi kekosongan tersebut. :lol:
4. Andrea Romano, the voice casting director of Avatar The Last Airbender menyatakan bahwa original character di Avatar the Last Airbender sudah meninggal dalam the legend of korra, namun ridak menutup kemungkinan mereka tetap muncul dalam episode flashback.



Sifu Kisu, the martial art instructor and consultant dari serial Avatar The legend Of Aang akan kembali menunjukkan kebolehannya dan untuk music akan digarap oleh Jeremy Zuckerman of the Track Team.

Rabu, 22 Juli 2009

CIN ( t ) A - God is A Director, Indie Film 2009 yang Cool Abies


Cin(t) a Film Indie Kontroversial mengenai kisah cinta 2 anak manusia yang berbeda keyakinan. Saat ini sedang meramaikan Festival Film Indie di inggris. Diproduksi oleh Sembilan Matahari yang juga pernah memproduksi film 9 naga, membuat film ini merupakan satu film yang menarik untuk ditonton.


Film ini berkisah tentang Cina, seorang anak muda yang kuat, beriman tapi naive karena dia tidak pernah mencapai kegagalan.

Cina (Sunny Soon)

Dia jatuh cinta dengan seorang Artis muda, Anissa. Anisa gadis berumur 24 tahun, yang harus mengulangi kuliahnya karena dia sibuk di dunia Film. Kecantikan dan ketenaran membawa kesepian dan kesedihan. Akhirnya untuk mengusir kegundahan hati dia menggambar sebuah wajah tersenyum dijarinya. Namun semua berubah ketika jari lain datang, dan membawa kebahagian baru baginya.
Annisa (Saira Jihan)

Allah (Tuhan), adalah karakter yang paling tidak terduga. Semua orang akan mencoba untuk menjelaskan-Nya. Everybody pikir mereka tahu Dia. Setiap seni mencoba angka-Nya. Tetapi tidak ada yang benar-benar seperti Him... atau Her.

Allah mengasihi dan Cina Annisa, Annisa dan Cina tetapi tidak dapat saling mencintai karena Allah yang disebut oleh berbagai nama.

more about :
Starring: Saira Jihan/Sunny Soon
Screenplay By: Sally Anom Sari/Sammaria
Directed By: Sammaria Simanjuntak
Produced By: Sembilan Matahari Film - Moonbeam Creations

Behind the Scene :
Free Image Hosting at www.ImageShack.us
Free Image Hosting at www.ImageShack.us
Free Image Hosting at www.ImageShack.us
Klick untuk memperbesar gambar

Triller :


Well, pantes banget ditonton. Sayangnya Film indie yang keren ini keknya g bakal di release di bioskop, namun mungkin akan muncul DVDnya beberapa bulan lagi. Semoga Film Indonesia semakin sukses dengan film berkualitas.

CREW :

ProducerM. Adi Panuntun/M. Budi Sasono/Sammaria
Executive Producer Roland Samosir/Kathleen Lee
Director Sammaria Simanjuntak
Screenplay Sally Anom Sari/Sammaria
Director of Photography Budi Sasono
Assistant Director of Photography Arie Prabowo
First Assistant Director Burhan Yogaswara
Second Assistant Director Yunitantri
Production Manager Erika Suwarno
Casting Director Nora Samosir
Production Assistant Widya Ekarianie/Fauziah R. S./Dina Rismala/Galih Rakasiwi/Awal Wahyu Rahmadi/Asep Ramdhan/Reza Andika/Shendi Abdi Maulana
Art Director Rezki Ridha
Assistant Art Director Firmansyah
Wardrobe Director Yufie Safitri Sobari
Assistant Wardrobe Director Wenti
Editor Anky Prasetya
Sound Editor Andri Yargana
Composer Muhammad Betadikara
Additional Composer Gugun Strangers/Lanlan Strangers
Behind the Scene Rizky Budi Ramdhani
Photographer Glam Photoloft-Wei Xu/Pepen/Elsa
Graphic Designer Endira Fitriasti Julianda
Titling Designer Erickson Siregar
Publicist A. Andiarti
Film Promotion Dini A. Murdeani
Soundtrack Homogenic/The Ababiels Attack

Sumber : Cin (t) a

Kamis, 09 Juli 2009

"Merah Putih"Film Trilogy Blockbuster Tentang Sejarah Kemerdekaan Indonesia


Akhirnya Indonesia tidak akan lagi dibanjiri filem bertema horor dan mesum. Sebuah film fiksi yang terilhami dari kisah nyata perjuangan para pejuang indonesia akan segera putar serentak di seluruh bioskop di Indonesia. Film ini akan diputar perdana tanggal 13 agustus 2009.

Yang menarik adalah Film ini bukan hanya melibatkan insan perfilman nasional tapi juga tokoh perfilman Holywood. Tokoh-tokoh yang membantu pembuatan Film ini antara lain:
  • Adam Howarth (Saving Private Ryan, Black Hawk Down)
  • Koordinator Pemeran Pengganti, Rocky McDonald (Mission Impossible II, The Quiet American)
  • Make Up dan Visual Effect Artist, Rob Trenton (Batman-The Dark Knight)
  • Ahli Persenjataan, John Bowring (Crocodile Dundee II, The Matrix, The Thin Red Line, Australia, X-Men Origins : Wolverine)
  • Asisten Sutradara Mark Knight (December Boys, Beautiful).



Sinopsis :

Merah Putih merupakan bagian pertama dari Trilogi kemerdekaan yang berlatar sejarah otentik perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan pada tahun 1947. Bercerita tentang sekelompok pejuang kemerdekaan yang bersatu untuk bertahan dari pembunuhan, berjuang sebagai pejuang gerilya yang terlepas dari konflik dan perbedaan yang besar dalam kelas sosial, suku, agama, dan kepribadian.

“Meskipun Merah Putih adalah karya film fiksi, film ini terinspirasi dari kehidupan yang sesungguhnya dari para kadet pemberani yang dibunuh di Lengkong, semua lelaki dan perempuan pemberani yang telah berjuang untuk persatuan dan kemerdekaan Indonesia antara 1945 sampai 1948,” Jelas Hashim Djojohadikusumo sebagai produser eksekutif saat peluncuran Trailer dan Website Merah Putih di Ballroom Djakarta Theater, 6 Juli 2009.

Film yang dibesut oleh Yadi Sugandi ini akan menampilkan para bintang Indonesia antara lain Lukman Sardi, Doni Almasyah, Darius Sinathrya, T. Rifnu, Zumi Zola, dan turut memperkenalkan Rahayu Saraswati
nih pemainnya:


Sumber : Sinema21

NB: Lum ada Traillernya nanti menyusul